Sabtu, 06 Juli 2019
Minggu, 23 Juni 2019
Silaturahmi Idul Fitri Keluarga Besar YP PGII Tahun 1440 H
Juni 23, 2019
No comments
Sabtu, 22 juni 2019 Keluarga Besar Yayasan Pendidikan PGII Bandung menggelar Silaturahmi Idul Fitri Tahun 1440 H dengan tema "Membangun Kebersamaan Mengokohkan Ukhuwah Menuju Era Orbit 2020". Beberapa rangkaian acara yang disajikan yaitu: Penampilan Musik Islami disuguhkan oleh personil Band yang terbentuk dari gabungan Guru-guru SMP, SMA dan SMK PGII, kemudian dilanjutkan dengan Tausyiah dari Guru Besar KH. Miftah Faridl, Sambutan-sambutan dari pengurus YP PGII Bandung, Doa Penutup, Mushofahah, diakhiri dengan makan bersama.
.
Berikut merupakan ringkasan tausyiah yang disampaikan oleh KH. Miftah Faridl
KH. Miftah Faridl
Perbedaan membuat kita selisih antar sesama, perbedaan membuat kita saling membuka aib, maka sikapilah perbedaan dengan silaturahim. Teruslah berbuat baik, maka Allah akan menolong kita. ketika kita tidak bisa berbuat baik, jangan menjadi orang yang selalu ditolong orang lain.
2 hal utama yang harus kita lakukan untuk mempererat tali silaturahmi yaitu, (1) Tabayyun & (2) Ishlah. kemudian hindari 5 penyakit ukhuwah sebagai berikut:
.
Amalan yang dibenci Allah salah satunya memutuskan silaturahmi. Manusia yang paling baik adalah manusia yang bertaqwa, menjalin silaturahim dan melaksanakan amal ma'ruf nahi munkar.
Berikut merupakan cara melestarikan silaturahim:
2 hal utama yang harus kita lakukan untuk mempererat tali silaturahmi yaitu, (1) Tabayyun & (2) Ishlah. kemudian hindari 5 penyakit ukhuwah sebagai berikut:
- Tasqiriyah (Merendahkan orang lain)
- Memanggil orang dengan panggilan yang buruk
- Suudzon (berprasangka buruk)
- Tajassasu (Mencari kesalahan orang lain
- Ghibah
.
Amalan yang dibenci Allah salah satunya memutuskan silaturahmi. Manusia yang paling baik adalah manusia yang bertaqwa, menjalin silaturahim dan melaksanakan amal ma'ruf nahi munkar.
Berikut merupakan cara melestarikan silaturahim:
- Menjawab salam
- Memenuhi undangan, kalau tidak bisa sampaikan permohonan maaf
- Memberikan nasihat kesabaran, ketenangan, kalau bisa memberikan solusi
- Mengunjungi orang sakit
- Mendengar kabar orang meninggal, ucapkan "Innalillahi wa innailaihi raajiuun"
.












